Kandungan Nutrisi dalam Madu

Nutrisi dalam Madu

nutrisi dalam maduMadu telah dikenal sejak dahulu memiliki banyak kandungan nutrisi yang tinggi, lengkap dan seimbang yang baik untuk tubuh manusia. Kandungan nutrisi dalam madu sangat bervariasi tergantung pada asal nektarnya. Dengan pengolahan yang tepat, madu dapat memiliki nilai nutrisi yang tinggi.

Analisa madu secara umum:
Fruktosa: 38.2%
Glukosa: 31.3%
Maltosa: 7.1%
Sukrosa: 1.3%
Air: 17.2%
Gula paling tinggi: 1.5%
Abu (analisis kimia):0.2%
Lain-lain: 3.2%
Kekentalan madu adalah sekitar 1,36 kg per liter. Atau sama dengan 36% lebih kental daripada air.

Nutrisi dalam Madu Baik untuk Manusia

Nutrisi dalam maduNutrisi dalam madu sesuai hasil analisa kimia salah satunya adalah Glukosa yang merupakan jenis gula monosacharida yang mudah diserap di dalam usus tanpa membutuhkan proses pemecahan, bahkan di dalam penatalaksanaan medis, glukosa sering langsung disuntikkan kedalam pembuluh darah, itu menandakan bahwa glukosa merupakan senyawa yang sudah sesuai dengan sistem yang ada di dalam tubuh manusia. Berbeda dengan gula pasir yang merupakan jenis gula disacharida, tidak dapat langsung diserap ke dalam darah, melainkan harus dipecah terlebih dahulu menjadi monosacharida di dalam usus halus. Sehingga madu dapat dengan cepat memulihkan tenaga dan cocok untuk penderita gangguan fungsi hati.

kandungan-nutrisi-madu
Sumber: Wikipedia

Berbagai mineral yang ada didalam madu yaitu: Vitamin A; Beta Caroten; Vitamin B Kompleks; Vitamin C, Phospor, Zat besi, Kalsium, Klorida Kalium, Yodium, Natrium, Tembaga dan Mangan. Selain kandungan tersebut, madu juga mengandung enzim-enzim penting untuk memperlancar reaksi kimia dari berbagai metabolisme di dalam tubuh. Protein, asam organik, hormon dan senyawa antimikroba berkhasiat sebagai antibiotika.

Dalam analisa nutrisi dalam madu juga ditemukan substansi tambahan yang belum diketahui yang terkandung didalam madu, walaupun masih belum dapat dijelaskan secara ilmiah, namun ternyata mempunyai khasiat yang tinggi didalam tubuh manusia.

Madu dengan kandungannya memiliki sifat stimulan secara langsung yaitu, memperbaiki selera makan, membantu proses pencernaan makanan-makanan lain. Madu dapat bekerja dan mempengaruhi langsung sistem pertahanan tubuh (imunitas tubuh), sistem pembetukan sel darah merah sebagai penetral zat racun di dalam tubuh, dan berkhasiat sebagai antibiotika. Madu memiliki sifat emolient (sebagai emulsi). Karena sifat dan daya kerja terhadap hampir semua sistem didalam tubuh maka tidaklah mengherankan kalau madu dapat berkhasiat selain untuk memelihara kesehatan dan mencegah penyakit, juga untuk membantu proses penyembuhan penyakit.

Apa manfaat nutrisi dalam madu untuk tubuh manusia?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Membahas 1000 manfaat madu bagi kehidupan

%d blogger menyukai ini: